PageNavi Results Number

Tahun Baru Mau Kemana By ?

Ilustrasi tahun baru 2021. sumber KalderaNews
Memasuki tahun baru Masehi 2021 ini terasa sangat berbeda sekali bagiku, karena beberapa hari kemarin aku masih sempat merayakan ulang tahun yang ke 22 dari belahan hatiku. Tak terasa keinginan ku untuk mengajak liburan di tahun baru ini terbesit dalam benakku.

Kuberanikan diri ini menghubunginya Via WhatsApp dan mengajaknya untuk beribur ikut merayakan pergantian tahun seperti kebanyakan orang disana.

“Assalamualaikum, By,” ucapku melalui pesan whatsApp.

“Waalaikum salam, Mas,” hanya selang beberapa menit pesanku langsung di respon olehnya.

Mendapat balasan chat yang sangat cepat itu, tak kusia-siakan lagi untuk segera menggencarkan ajakan untuk pergi berlibur dan merayakan momentum tahun baru ini. Perlu diketahui Hubby ku ini sangat cuek untuk membalas chatanku. Aku hanya berpikir apa karena tahun baru ya dia begitu cepat untuk membalas ucapan salam dariku. “Ah bodoh amat, yang penting dibalas hahaha” gumamku

“By… tahun baru nie,” seruku dalam pesan whatsApp

“Lha terus..? …”  jawabnya begitu singkat

Benar kan dia itu sangat cuek, masak ya, aku sama hubby ku ini sangat sulit untuk ketemu, pas di chatingan dia sangat cuek untuk merespon pesan-pesanku. Kadang aku kesel gitu, sudah tau jarang ketemu, pas rindu-rindunya dia hanya balas pesanku sesingkat-singkatnya.

Padahal aku sebagai laki-laki yang penuh rasa ingin juga lah untuk chatan seromantis mungkin, diisi dengan cerita-cerita, apa gitu pas chatingan. Ehhh dia ngak banget tau… ku  biarkan saja walau balasannya begitu cuek. aku hanya berpikir, gak apa-apa lah dari pada gak dibalas sama sekali.

“Hubby, hari ini kan tahun baru … gimana klok kita jalan-jalan yuk,” ajakku, sengaja aku hanya mengajak jalan-jalan tidak di tambah dengan makan-makan tha gitu. Aku hanya ingin jaga-jaga dari pengharapan yang besar,takut tidak sesuai ekspektasi.

“Haduh mas…. Ngapain sih jalan-jalan, di rumah aja kan enak tuh, gak ngeluarin biaya, gak capek. Apalgi sekarang musim hujan, pandemi lagi. Ngak mau aku keluaran,” jawabnya.

Betulkan, ini nie yang namanya harapan tidak sesuai ekspektasi. Padahal aku pengen banget jalan-jalan eh dianya gak mau. Tapi aku tidak mau menyerah begitu saja, aku pun tetap menulis pesan untuk ngajak si Hubby ku ini jalan-jalan. Itung-itung lah untuk nge-refresh otak, rasa dan lain sebagainya.

“Ayolah By… jalan-jalan dekat sini aja dah, By dan tetap mentaati protkes. Nanti kita makan bareng lagi, tak beliin ice cream By gimana,” rayuku, karena dia suka banget ice cream.

Hatiku dag-dig-dug menunggu balasan pesanku itu, sembari aku berharap dia mau terhadap ajakanku.

Tidak lama kemudian, terlihat centang biru pada pada sebelah nama Hubby di kontak WhatsApp ku, pertanda bahwa dia membaca pesanku.

Diapun mengetik hendak membalas pesanku. Agak lama aku menunggu akupun berpikir Hubbyku pasti mau di ajak jalan-jalan apalagi ku tawarkan makanan kesukaannya yakni ice cream. Mungkin dia mengetik agak panjang karena ingin menyelipkan syarat-syarat untuki jalan bareng.

Biasanya dia memang begitu suka ngasik syarat-syarat, misal seperti beberapa bulan yang lalu pas kuajak keluar. Dia mau asalkan dengan syarat di perjalanan nanti belikan ice cream. Bukan hanya di belikan ice cream belaka lho ya. Tapi dia juga ingin  ketika pulangnya, juga ingin di belikan ice cream untuk dibawah pulang dan jumlahnya tidak sedikit. Katanya sih buat ngemil ketika nyampek rumah. Aku hanya takut terlalu banyak makan ice cream malah tidak bagus untuk kesehatan.  

“Ngak mas…. Aku gak mau keluaran, Biarin walau mau di belikan ice cream segudang aku tetap gak mau. Sekarang loh pandemi mas, walaupun mentaati protkes bisa saja kan kita tetap terinfeksi virus corona. Lagian pasti lebih baik tahun baru itu di rumah saja, klok hanya ingin merayakan tahun baru masehi alangkah baiknya kita sholat dua rakaat yang diniatkan untuk memperingati hari lahir Nabi Isa As. Bukankah kita ketahui bersama bahwa lahirnya Nabi Isa sebagai permulaan tahun masehi, apalagi Nabi Isa termasuk salah satu Nabi yang mempunyai gelar Ulul Azmi, dan tidak akan sempurna keimanan seseorang jika tidak meyakini Nabi Isa sebagai Nabiyullah. Sudah lah shalat aja dua rakaat untuk memperingati kelahiran Nabi Isa, yang begitu itu lebih bermanfaat, Mas, dari pada keluyuran tidak jelas,” jawabnya melalui pesan whatsApp yang kemudian di lanjut dengan mengirim berbagai emoticon love di bawahnya.

Mendapat jawaban begitu rasaku campur aduk antara sedih karena gagal jalan-jalan bareng, dan senang karena ternyata belahan hatiku ini sangat lugas memahami sebuah perayaan tahun baru masehi.

Ku renungi sejenak tentang isi pesan yang disampaikan, ternyata ada benar juga. Jawaban dari hubbyku ini tidak membuatku sakit karena tidak bisa jalan-jalan. Melainkan membuatku senang karena dia mengajak ku untuk senantiasa berbuat baik dengan amaliah-amaliah yang diajarkan dalam agama, yakni agama islam. Dan akupun merasa tidak salah memilih dia sebagai pendamping hidupku kelak.  Aamiin Allahumma Aamiin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel