Dinsos Bondowoso Lakukan Verval Data Yatim karena Covid-19
| Tim Dinsos lakukan Verivikasi data kepada anak yatim piatu |
Salah satu dampak yang paling memilukan dari pandemi ini adalah gangguan pernapasan, hilangnya indra penciuman (anosmia) sehingga dapat menyebabkan kematian bagi penderintanya, alhasil banyak para anak yang menjadi yatim bahkan yatim piatu karena serangan Covid-19 ini.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bondowoso bekerjasama dengan Kementrian Sosial (Kemensos) melakukan Verifikasi dan Validasi (Verval) data terhadap anak yatim/piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.
Baca Juga : Inilah Alasan Memilih Meja Makan Kayu Jati
Verval tersebut telah dilaksanakan sejak tanggal 19 sampai tanggal 22 September 2021 lalu oleh 4 orang petugas yang bergerak pada 23 kecamatan di kabupaten Bondowoso. Verval tersebut langsung diproses dilapangan dengan menggunakan aplikasi Virtusee yang terhubung langsung pada Kementerian Sosial melalui Balai Mahatmiya Bali, sehingga akan memudahkan mempercepat proses Verval.
“Prosesnya langsung melalui aplikasi Virtusee dan terhubung langsung ke Kementerian Sosial melalui Balai Mahatmiya Bali,” ungkap salah satu tim yang melaksanakan verval itu.
Pengakuan petugas, hasil dari verifikasi dan Validasi data yang dilakukan oleh Dinsos dan Kemensos itu, anak yatim ataupun yatim piatu akan mendapat tunjangan dari pemerintah. Tunjangan tersebut akan disalurkan langsung kepada penerima melalui melaui rekening Bank Mandiri.
“Nantinya mereka yang sudah didata akan mendapat bantuan sekitar 300.000 bagi yang sekolah dan 200.000 bagi yang belum sekolah,” jelasnya. (*)