PageNavi Results Number

Catatanku Tantang ”Cinta”


Catatanku Tantang ”Cinta”
Tidak dapat di pungkiri, setiap insan yang berakal pasti pernah mengalami suasana kecenderungan kepada seseorang. Baik itu cenderung selalu mengingatnya, ingin selalu memandangnya, ingin selalu dekat dengannya sampai cenderung ingin memililkinya. Hal tersebut bisa kita sederhanakan dengnan suatu rasa kasih sayang (cinta) dan itu yang melandaku saat ini.
            Ini kisahku yang sedang berhadapan dengan rasa yang unik yakni rasa cinta. pertemuanku dengannya hingan jalinan pertemanan yang kita bina sampai sekarang berjalan dengan lancar dan terorganisir secara sempurna. Pada awalnya aku tidak pernah berfikir akan masuk dan terperangkap dalam rasa abstrak yang menyenangnkan sekaligus menyakitkan. Banyak gejala yang timbul di tubuhku karena rasa abstrak tersebut hingga aku tidak berdaya di  buatnya bahkan rasa itu mengendalikan emosionalku dalam saat-saat tertentu.
            Suasana yang begitu rumit dalam perjalanan hidupku adalah ketika emosional dikendalikan oleh rasa cinta. Setiap tingkah lakuku selalu tidak produktif: baik dari pemikiran, ucapan, hingga tindakanku. Namun, aku tetap bisa di katakana beruntung, Karena ketika dalam kondisi emosionalku di kendalikan aku tetap sadar. Aku masih bisa mengingatNya dan berfikir semua ini adalah skenarioNya. Saat-saat seperti ituku gunakan sisa-sisa kesadaranku untuk meminta kepadaNya agar orang yang ku cenderungi lebih nampak dan di dekatkan kepadaku, karena aku yakin sadarku ssepenuhnya karena keberadaannya disisiku.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel