PageNavi Results Number

Tradisi Membaca, Tips Membiasakan Hingga Rasakan Manfaatnya

 

Tradisi Membaca, Tips Membiasakan Hingga Rasakan Manfaatnya


            Seperti kata para pepatah “jika engkau ingin mengenal dunia maka membacalah. Jika engkau ingin dikenal dunia maka menulislah”. Kata-kata tersebut memang dampaknya jika dilakukan oleh setiap orang apalagi kaum-kaum pelajar. Namun, keberadaan tradisi membaca sangat miris di negara kita tercinta yakni Indonesia. Menurut beberapa riset yang dilakukan oleh para peneliti, Indonesia berada pada urutan nomer 60 dari 61 negara yang pernah diteliti tentang aktifitas membacanya.

            Salah satu negara dengan tingkat tradisi membaca yang meroket adalah jepang. Benar jika ada orang yang berkata bahwa jepang layak di guru (di guguh dan di tiru). Pasalnya orang-orang jepang memandang waktu harus selalu diisi dengan membaca. Berikut adalah kebiasaan orang jepang dalam menerapkan tradisi membaca.

1.      Membaca 10 menit sebelum masuk kelas

Kurikulum yang diterapkan pada sekolahan di jepang adalah mewajibkan kepada peserta didiknya untuk selalu membaca buku sebelum masuk kelas dan mengikuti pelajaran. Dalam hal membaca ini pihaknya selalu mengalokasikan waktu membaca sekitar 10 sampai 15 menit sebelum masuk ruangan. Peraturan tersebut sangat efektif dan membuahkan hasil yang menakjubkan. Sehingga tidak wajar jika jepang selalu mencetak siswa atau pelajar yang sangat berkualitas.

2.      Membaca di angkotan umum

pernahkan kita menemukan gambar seseorang membaca diangkutan umum? Jika Iya pasti itu kebiasaan orang jepang. Tidak dapat di pungkiri kebiasaan membaca orang jepang memang sangat tinggi, ruang publik dijadikan sebagai tempat paling asik untuk melakukan aktifitas baca. Serta para siswa ataupun kaum akademisi lainnya juga akan memanfaatkan angkutan umum sebagai tempat untuk membaca.

3.      Tachiyomi

Seperti yang dilansir oleh tribunjogja.com tachymoni adalah aktifitas membaca gratisan sambil berdiri di toko buku. Jepang memang banyak toko-toko buku, ditoko-toko tersebut pula banyak buku yang sudah terbuka sampul plastiknya sehingga memberikan fasilitas membaca bagi para pengunjung toko sebelum membelinya. Prinsip pemilik tokopun sangat unik, ia beranggapan semakin banyak tachiyomi ditokonya maka semakin banyak pula pembeli yang akan datang esok hari atau hari-hari lainnya.

4.      Merasa aneh jika tidak membaca

Kemana-mana orang jepang akan selalu membawa buku dan membacanya setiap kali berhenti untuk beristirahat. Hal ini dilatar belakangi dengan banyaknya masyarakat jepang yang berlalu lalang di pusat-pusat keramaian yang membawa buku, dan membaca bukunya ketika sedaang duduk bersantai. Dari fenomena tersebut muncullah suatu minset bahwa akan merasa aneh jika dirinya tidak sama dengan kabanyakan orang-orang yang ditemuinya.

            Dari keempat kebiasaan tersebut apakah pernah Anda lihat di Indonesia?. Sepertinya sangat sulit untuk ditemui, pada sektor pendidikan siswa kebiasaan membaca 10 menit sebelum masuk kelas tidak pernah diterapkan. Salah satu program yang paling hampir menyamai kebiasaan orang jepang pada poin satu adalah meminta siswa untuk membuat makalah atau meresum suatu materi pelajaran. Hal ini sudah banyak diterapkan disekolah-sekolah dengan tujuan meningkatkan dan membudayakan tradisi membaca. Apalagi di kalangan mahasiswa membaca menjadi penentu akademisi seseorang dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas dirinya. Banyak sekali manfaat yang akan didapat jika seseorang mulai membiasakan membaca. Adapun manfaat membaca adalah sebagai berikut :

1.      Bertambah cerdas

Seperti yang kita tahu membaca sebanyak mungkin buku-buku yang ada akan menambah wawasan serta pengetahuan baru dalam kehidupan seseorang. Tidak hanya itu membiasaakan membaca sejak dini akan membuat seseorang tambah cerdas LHO. Sperti yang pernah dikatakan oleh Keith Stanovich bahwa kebiasaan membaca yang terpupuk sejak usia dini akan terus menambah kuantitas membaca seseorang dalam tiap tahunnya. Disisi lain seseorang yang sudah memilioki jam terbang yang tingga dalam membaca akan menambah perbendaharaan kosa kata sehingga seseorang yang gemar mambacaya juga memiliki keunggulan dalam beretorika.

2.      Daya ingat dan konsentrasi lebih tinggi

Seperti halnya tubuh, yang selalu membutuhkan nutrisi dan gizi dengan makanan sehat dan olahraga untuk tetap mempertahankan kebugarannya dan kesehatannya. Begitu pula dengan otak manusia yang juga membuathkan asupan gizi untuk mempertahankan fungsinya yakni berpikir, mengingat dan berkonsentrasi. Upaya yang hanya bisa dilakukan seseorang dalam mempertahankan fungsi otak adalah dengan olah raga otak yakni Membaca. Dengan rutinitas membaca otak akan distimulasi untuk terbiasa melatih konsentrasi dan fokus. Serta dengan rutinitas membaca tersebut juga akan membuat daya ingat seseorang lebih tajam.

3.      Mencegah Alzheimer

Ingatlah pada hari tua nanti kemampuan mental dan daya ingat akan menurun. Salah satu penyakit penyakit otak yang rentan hinggap pada usia tua adalah Alzheimer yaitu penyakit otak yang membuat anda kehilangan daya ingat. Sampai hari ini para medis belum menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut. namun kabar baiknya adalah penyakit Alzheimer dapat dicegah dengan cara sering olahraga otak. Olah raga bagi otak yang sangat efektif untuk dilakukan seseorang adalah membiasakan membaca sejak dini.

            Yuk terus latih otak kita agar tetap sehat dan kuat dengan membiasakan dan menciptakan tradisi membaca.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel