Tuhan yang Adil dan Manusia yang Unik
Semua makhluk yang berakal dan berfikir pasti memiliki rasa yang namanya cinta. Bagaimana hal itu bisa terjadi ?. Karena tuhan menjadikan manusia makhluk yang paling sempurna di antara makhluk lainnya, misalnya malaikat dan hewan.
Marilah kita melihat dua makhluk ciptaan tuhan yang yang disebutkan di atas. Pertama, Hewan. Tuhan menciptakan hewan dan juga di lengkapi dengan nafsu, insting dan akal. Semua sifat-sifat itu melekat pada hewan, akan tetapi akal pada hewan tidak berfungsi pada semestinya, yakni berfikir. Sehingga hewan sekalipun mempunyai akal seakan-akan tidak memilikinya karena hewan tidak pernah menggunakan akalnya untuk berfikir. Jika hewan berfikir tidak akan pernah ada istikah anak mengawini ibu kandungnya sendiri.
Kedua, Malaikat. Tuhan menciptakan makhluk yang agung, bebas dari dosa serta kasat mata, dialah Malaikat. Malaikat di ciptakan oleh Tuhan dan di lengkapi dengan Nafsu, akal dan insting sama layaknya pelengkap yang ada pada hewan. Jika hewan tidak dapat memfungsikan akalnya dengan baik tetapi malaikat tidak dapat mefungsikan nafsunya dengan maksimal. Sehingga hal tersebut membuat malaikat tidak bisa bergerak bebas. Bahkan Malaikat hanya menjadi budak dari pada tuhan.
Kedua mahluk diatas sangatlah berbeda dengan makhluk yang ketiga ini, yakni manusia. Manusia sangatlah unik, manusia juga dilengkapi dengan tiga komponen yang sama dengan kedua makhluk di atas tersebut. Yaitu Akal, Insting dan Nafsu. Keunikan manusia dari kedua makhluk diatas adalah keberfungsiannya semua komponen2 yang ada pada manusia dan pada kedua makhluk diatas itu. Misalnya Akal manusia yang dapat berfungsi untuk berfikir, yang membuat manusia dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Sehingga manusia dapat memilih sesuatu dengan senang hati.
Insting/perasaan yang ada pada diri manusia juga berfungsi dengan maksimal. Sehingga manusia memiliki dan dapat merasakan suasana-suasana yang bebeda di saat-saat tertentu. Ada kalanya suasana senang, ada kalanya suasana sedih, bahkan ada suasana yang dimana manusia tidak dapat mendefinisikan apa yang dia rasakan saat itu, dewasa ini kebanyakan orang menyebut suasana itu dengan kata GALAU. Karena pada saat itu rasa senang, sedih, kawatir, takut dll berkumpul menjadi satu. Itu semua merupakan efek keberfungsiannya insting/perasaan yang ada pada diri manusia.
Di bagian lain pada diri manusia ada yang namanya Nafsu. Suatu keinginan-keinginan yang selalu muncul dan itu berubah-ubah dan selalu merasa tidak terpuaskan. Itu semua dapat terwujudkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dirinya.
Itulah keunikan manusia yang membedakan dari kedua makhluk di atas. Manusia dapat berfikir sedangkan hewan tidak. Manusia dapat bergerak bebas sedangkan malaikat tidak. Karena itulah manusia menjadi mahkluk yang sempurnah dan unik. Manusia juga bisa merdeka dari semua aturan-aturan kehidupan karena ketiga komponen itu dapat berfungsi maksimal. Tinggal manusia itu sendiri yang akan membawa dirinya kearah yang diinginkan entah itu kearah yang positif atau negatif. Dan satu lagi manusia juga dapat merasakan CINTA dan MENCINTAI.